KPC Raih Trophi Aditama Keselamatan Pertambangan

over 2 years

Pengelolaan Lingkungan Raih Piagam Aditama

OKTOBER 2015 - PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali dianugerahi penghargaan tertinggi berupa trophi Aditama keselamatan pertambangan, dari Kemeterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Selain menerima tropi Aditama keselamatan, KPC juga meraih sertifikat Aditama pengelolaan lingkungan pertambangan.

Trophi dan sertifikat ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah atas kinerja keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan KPC, tahun 2014 lalu. Penghargaan diberikan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Bambang Gatot Ariyono, yang diterima oleh Chief Operating Officer (COO) KPC Muhammad Rudy, Kamis 17 September 2015, di gedung Bidakara, Jakarta.

“Trophi keselamatan pertambangan, merupakan penghargaan tertinggi atas kinerja perusahaan-perusahaan pertambangan di Indonesia. Pemegang trophi ini dipilih dari perusahaan terbaik yang menerima sertifikat Aditama, yakni sertifikat tertinggi bersimbolkan emas. Kali ini, KPC meraih trophi untuk kategori perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan Kontrak Karya (KK).

Data statistic yang dimiliki KPC menunjukkan, pada tahun 2014 lalu, tingkat kekerapan kecelakaan (Frequency Rate / FR) KPC adalah 0,13. Sementara tingkat keparahan kecelakaan (Severity Rate / SR) mencapai 6. Pencapaian FR dan SR ini tergolong yang terbaik untuk semua perusahaan tambang berkategori PKP2B dan KK.

Gedung serbaguna tersebut selanjutnya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Des), yakni BUM Des Mulya Sari. Dengan masuknya GSG ini, maka BUM Des Mulya Sari telah memiliki tiga unit usaha, yang dihibahkan dari KPC, yakni air minum isi ulang, pengolahan kompos dan penyewaan GSG.

Sementara itu, pada bidang lingkungan, kriteria penilaiannya adalah aspek administrasi, pengelolaan batuan penutup, pengendalian erosi dan sedimentasi, pembibitan, reklamasi dan revegetasi, sarana penunjang dan pemantauan lingkungan.

Penghargaan pengelolaan keselamatan dan lingkungan pertambangan mineral dan batubara merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Penyerahan penghargaan pengelolaan keselamatan pertambangan telah diadakan sejak tahun 1992, sedangkan penghargaan pengelolaan lingkungan pertambangan baru diadakan sejak tahun 2004.

Release yang dikeluarkan Kementerian ESDM menyampaikan tujuan pemberian penghargaan tersebut adalah sebagai pendorong serta pemberi motivasi kepada para Kepala Teknik Tambang (KTT) untuk dapat mencapai prestasi setinggi-tingginya dalam pengelolaan keselamatan dan lingkungan pertambangan mineral dan batubara.

Penilaian ini melibatkan para Inspektur Tambang dan tenaga ahli yang berasal dari Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, Pusat Studi Ilmu Lingkungan UI, Pusat Kajian Lingkungan Pertambangan ITB, Fakultas Kehutanan IPB, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB, Pusat Studi Reklamasi Tambang IPB dan lainnya.(*)