Kunjungi KPC, CLP Hongkong Limited Mengaku Terkesan

about 2 years

Castle Peak Power Company Limited (CLP Hongkong), yang merupakan pelanggan setia PT Kaltim Prima Coal (KPC), pada Kamis (26/5) lalu, berkunjung ke Sangatta.  Kedatangan perusahaan listrik terkemuka di Hongkong itu dalam rangka kunjungan lapangan, berdiskusi seputar isu CSR, safety, environment, ketenagakerjaan dan isu-isu global lainnya.

Rombongan CLP Hongkong, hadir dengan kekuatan enam orang dipimpin oleh Caroline Lu, Deputy Director Fuel Procurement and Admin. Mereka merupakan karyawan pada bagian safety, environmental, procurement, fuel dan supply, diantaranya Michael Cheung, Eric Chan, Wendy Chan, CH Wong dan Steve Chan.

Dalam kunjungan ini, CLP Hongkong Limited ingin menggali berbagai isu seputar produk batu bara KPC, isu safety, lingkungan, ketenagakerjaan serta penerapan corporate social responsibility (CSR). Mereka diterima langsung oleh Tina Mery Sirait, Tulus Siregar, Louise Pessireron, Nurwahidin Hasan dan Wahyu Wardana.

Sebelum berkeliling tambang, rombongan CLP Hongkong disuguhi dengan presentasi umum tentang KPC oleh Tina Mery Sirait. Usai presentasi, dilanjutkan dengan diskusi yang berfokus pada isu seputar produk batu bara KPC, safety, lingkungan, ketenagakerjaan serta corporate social responsibility (CSR).

Setelah diskusi yang hangat di Prima Room, M1, Mine Site, rombongan diajak  tur tambang dengan tujuan ke area Coal Processing Plan (CPP), pelabuhan batubara dan kawasan reklamasi arboretum di Swarga Bara, Sangatta.

Di kawasan artboretum, pelanggan setia KPC ini melakukan penanaman pohon. Pohon yang ditanam merupakan pohon lokal, dari jenis meranti, antara lain meranti lepro (shorea paquetiana), meranti merah (spodocarpus boornensis) dan kayu bawang (endemik)

Manager Project Management and Evaluation (PME) Louise G Pessireron mengatakan, para tamu kita itu merasakan pengalaman berbeda, saat ikut menanam pohon jenis lokal, meranti dan kayu bawang. Untuk mengabadikan moment tersebut, setiap pohon yang ditanam ditandai dengan nama mereka sendiri.

Tina Mery Sirait, Manager Sales Operation pada Divisi Marketing mengatakan, secara umum pihak CLP Hongkong sangat terkesan dengan operasional KPC. Terutama menurut Tina, menyangkut komitmen CSR, safety dan pelestarian lingkungan tambang.

“Mereka sangat terkesan dan memberikan apresiasi tinggi atas sistem operasi KPC. Terutama setelah memahami komitmen CSR, safety dan lingkungan,” ujar Tina.

CLP Hongkong Limited merupakan perusahaan energi terkemuka di Hongkong. Sebanyak 80 persen kebutuhan listrik di Negara itu, dipasok oleh CLP Hongkong Limited. Perusahaan ini bisa dibilang sebagai pelopor pengembangan jasa penyedia energi, karena telah dimulai sejak tahun 1901 atau 115 tahun lalu.

CLP menjadi pelanggan KPC selama 25 tahun, sejak tahun 1991. Hingga kini sudah terkirim batubara sebanyak 29 juta ton lebih dan tahun 2016 ini, direncanakan mencapai satu juta ton.(*)