Performa KPC Makin Baik dan Diakui Berbagai Lembaga

16 days

Pencapaian demi pencapaian terus ditorehkan oleh salah satu perusahaan tambang batubara terbesar Indonesia, PT Kaltim Prima Coal (KPC). Seiring dengan target produksi yang terus tumbuh, perusahaan di bawah bendera PT Bumi Resources Tbk itu, meraih berbagai penghargaan dari berbagai lembaga di tanah air.

Penghargaan terbaru adalah terpilihnya program Peternakan Sapi Terpadu (PESAT) di lahan bekas tambang KPC, sebagai salah satu program corporate social responsibility (CSR) terbaik di Indonesia.

Program PESAT meraih penghargaan pada kategori Outstanding Social Responsible Business Practice, pada ajang Indonesia's Best Corporate Social Initiative Award 2017, Rabu (30/8), di Penthouse Floor WTC, Jakarta.

Ajang Indonesia's Best Corporate Social Initiative merupakan inisiatif dari Majalah Mix Marcomm, grup masalah SWA. Tujuannya untuk memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang menerapkan program CSR terbaik di tanah air. Penghargaan diberikan oleh Kemal E. Gani, Group Chief Editor Mix Marcomm dan Lis Hendriani, Pemimpin Redaksi Majalah Mix Marcom dan diterima oleh Eddie J Subari, Direktur  KPC.

Selain menerima penghargaan Best Corporate Social Initiative sebelumnya, KPC menerima penghargaan dari Bank Indonesia, sebagai perusahaan penyumbang devisa ekspor terbaik tahun 2017. Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo dan diterima oleh RA Sri Dhamayanti, Direktur KPC, Juli lalu di Birawa Assembly, Hotel Bidakara, Jakarta.

General Manager Finance KPC Rio Supin mengakui, memang selama ini perusahaanya selalu memastikan semua devisa hasil ekspor diterima di bank devisa dalam negeri dan dilaporkan sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia. Devisa hasil ekspor tersebut menurut Rio, telah memberikan kontribusi bagi perekonomian bangsa.

Sebelumnya, KPC meraih dua penghargaan dalam bidang keuangan. Yakni sebagai perusahaan yang berkontribusi terbesar atas Penerimaan Negara Bukan Pajak-PNBP (pembayar royalti) untuk APBN Indonesia. Satunya lagi berupa apresiasi sebagai salah satu dari 24 perusahaan wajib pajak, dengan kontribusi terbesar tahun pajak 2015 lalu(*)